SURAT 10
Fisik yang tak sempurna.
Tak pernah jadi alasan
tak suka.
Aku yang sudah rapuh.
Tetap dipaksa untuk
berlabuh.
Hancur segenap jiwa.
Merobek luka dan
bekasnya.
Ketika bahagia itu tiba.
Seketika takut juga
bergelora.
Mimpi yang kulihatnya.
Nyata memang tak ada
wujudnya.
Sesak di kala malam.
Yang disebab fikir yang
tak tentram.
Ikat demi mengikat.
Menjebak janji yang
terlaknat.
Percaya yang tak pantas
ditaruh.
Mengguncang tubuh dengan
gemuruh.
Perih sakit yang dirasa.
Diluluh lantah oleh
trauma.
Kini diam adalah
jalannya.
Buang sakit dengan
telannya.
-Selasa, 18 Oktober 2022
Komentar
Posting Komentar