Cukup Tertawa

Kupelajari hari ini.

Bahwa tidak ada yang benar-benar peduli.

Entah kakimu patah, dadamu sobek, atau otakmu hancur.

Semua tak acuh.

Kecuali dia butuh.

Kamu yang selalu ada untuk mereka.

Kini dibuang sia-sia.

Jangan marah padaku jika aku tertawa.

Karena aku,

Juga memeluk goresan di dada.

Dengan hanya sendiri saja.

-Surabaya, 2024

Komentar