TAK BERHARGA

Bulan masih menyapa

Bintang juga masih setara

Fajar panggilannya

Menutup bukti yang kentara

Langit gelap

Saksi aku yang terus meratap

Datang duduk sendiri

Melihat kamu di depan berdiri

Namun siapa sangka,

kamu langsung pergi

Melihat adanya aku disini

Seketika perih menusuk hati

Semua perasaan mengerubungi

Apakah ini semua berarti?

Atau hanya mengasah pisau belati?

Tak pernah kusangka

Bahkan sebagai teman pun,

kau tak ingin aku ada

Komentar

Postingan populer dari blog ini